Sabtu, 31 Maret 2012

PUISI

 Sapa pada Bintang

Binatang malam ini hiasi malam ku
dalam lamunan
bintang bisakah engkau mendengar
suara hati ini
sampaikan salamku untuk dia
yang berada di syurga
karena ku tau engkau begitu dekat dengan dia
Dia, yah engkau pasti tau dia yang kumaksud
Bintang
Jangan engkau pergi
karena masih ada malam-malam 
yang harus kujalani









                                                                                                   Serai Indah, 31 maret 2012
                                                                                                   21:30 WIB

Lembaran IMAKPISI VI

wahana menyulang jiwa dalam ukhuwah mengemas pendidikan

lembar 1

cahaya datang degup jantung detak kencang

lembar 2

sigap mkenjajak ranah, sekalipun dengus nafas terengah

lembar 3

tatap AULA PUTRI KEMBANG DADAR

semilir hembusan musi bersama denyut nadi berpuji

lembar 4

menyisir waktu laju

degup ruang menegang

lembar 5

masih fajar mencumut jejak

tapi ruh masih tergelatak

lembar 6

seruput senyum pagi menyapa jiwa

mampir merangkai urat berai jadi sekuntum harum

lembar 7

40 suara menyikap kata benda

lahirkan EMAS dibumi pertiwi

lembar 8

air mata saksi biru dalam jiwa utuh





                                                                                      wahyu UNSRI : 231112




Kamis, 29 Maret 2012

Cerpen


MEMANCING

Suatu kegiatan yang sangat menyenangkan, apalagi pergi memancing bersama teman-teman. Tepatnya pada tanggal 22 april 2009, hari itu adalah hari minggu dimana aku dan teman-temanku ingin pergi memancing. Dipagi hari aku dan temanku yg bernama Ridwan menunggu sedang menyiapkan peralatan untuk memancing
 Setelah menyiapkan peralatan untuk pergi memancing, aku dan Ridwan menunggu Akbar salah satu temanku yang ingin ikut memancing.
 “Huh... lama banget si Akbar datang”, kata Ridwan.
“Sabar.. wan sebentar lagi dia pasti datang”, kataku.
Tidak lama kami menunggu, Akbar pun datang dan kami pergi ke sungai         untuk memancing ikan. Di perjalanan kami membuat sebuah perjanjian. perjanjian tersebut yaitu bagi siapa yang mendapatkan ikan paling sedikit maka ke esokan harinya ia harus membayar uang Rp. 3000,00  kepada siapa yang mendapatkan ikan paling banyak. Kami pun sepakat menyetujui perjan jian tersebut.
Setelah tiba di sungai aku dan teman-temanku langsung memasangkan umpan ke kekail kami masing-masing.
sekitar tiga puluh menit menunggu, Ridwan pun berteriak kegirangan.
“hore-hore aku dapat ikan”, kata Ridwan. Lalu Akbar menjawab baru dapat ikan satu udah begitu senangnya, dan Ridwan menjawab lagi, “yang penting aku sudah dapat ikan dari pada kalian belum sama sekali.”
Waktu terus berlalu tapi aku dan Akbar belum mendapatkan ikan satu ekor pun. Lalu aku merasa ada sesuatu yg menarik-menarik kail pancing ku, dan aku sudah mengira pasti itu adalah ikan. Tanpa pikir lagi langsung mengangkat kail pancing.
“Lihat-lihat aku dapat ikan” kata ku.”                                            
“Wah... punya mu besar sekali jif”kata Akbar,”
 “makanya kalau mancing itu jangan berisik, biar dapat ikan tidak seperti kamu yg belum dapat ikan” kata Ridwan.
“Waw.... aku dapat ikan juga” kata Akbar.
Karena hari sudah menjelang siang dan diantara kami tidak ada yang mendapatkan ikan paling sedikit, jadi kami memutuskan untuk pulang kerumah. Tetapi di perjalanan menuju rumah kami merasa kehausan. Ridwan pun melihat dipinggir jalan ada pohon kelapa, kami pun melihat ke kanan dan ke kiri dan ternyata tidak ada orang. Tanpa berfikir panjang Akbar pun langsung memanjat pohon kelapa itu. Aku dan Ridwan menunggu Akbar memanjat pohon.
“ Aku ambil berapa ?” kata Akbar.
“ Ambil enam saja” kata Ridwan.
Lalu aku menjawab,” berhubung kita bertiga, kamu ambil tiga buah saja, jadi satu orang satu, gimana ?.
“okelah kalau begitu, aku ambil tiga buah saja” kata Akbar.
Satu persatu kelapa itu berjatuhan hingga kelapa yang ketiga, setelah temanku Akbar turun dari atas pohon kelapa kami bingung bagaimana cara meminum air kelapa tersebut dan kami pun tidak membawa parang atau alat untuk memotong lainnya. Namun, sebelum sepat kami mencari alat untuk membuka kelapa tersebut, tiba-tiba ada orang yang orang yang muncul dibelakang kami dengan membawa parang. Kami pun kaget dan ingin berlari, karena itu adalah orang yang punya pohon kelapa tersebut. Namun, ternyata dia malah ingin menawarkan bantuan untuk membuka kelapa tersebut. Kami sangat merasa malu dengan tindakan yang telah kami perbuat, karena tanpa sepengetahuan kami Pak Anton pemilik pohon kelapa itu telah memperhatikan tindakan kami, untungnya beliau tidak marah dengan kami, karena beliau tahu kalau kami sangat kehausan sehabis dari memancing. Akhirnya sebagai penebus rasa malu dan kesalahan yang telah kami lakukan kami bertiga mengajak Pak Anton untuk membakar ikan yang kami peroleh dari memancing tadi di dekat gubuk kecil yang ada di kebunnya. Dan akhirnya Pak Anton setuju, kemudian Ridwan menyiangi ikan tadi, aku dan Akbar membantu Pak Anton mencari ranting kau kering untuk membakar ikan tersebut. Setelah sekitar kurang lebih satu jam kami menunggu ikan bakar tersebut masak dan kami makan bersama-sama sambil menikmati segarnya air kelapa muda di siang hari.
Sungguh pengalaman yang tak akan pernah aku lupakan  bersama teman-temanku. Sejak hari itu, kami berjanji akan menjadi sahabat untuk selamanya dan kami juga berjanji pada diri masing-masing tidak akan mengambil kelapa atau barang milik orang lain.



                         CREATED by  MY BELOVED BROTHER
                                     RAJIF APRIANSYAH

Jumat, 23 Maret 2012

AYAH

engkaulah nafas ku,
 yang menjaga didalam nafas ku,
 kau ajarkan aku menjadi yang terbaik
 kau tak pernah lelah,
 sebagai penopang dlm hidup ku
 kau berikan aku semua yang terindah,
 aku hanya memenggilmu ayah,
 disaat ku kehilangan arah,
 aku hanya mengingatmu ayah,
 jika aku tlah jauh dari mu, 
kau tak pernah lelah sbagai pneopang dlm hidupku
 kau berikan aku semua yg terindah,
 aku hanya memanggil mu ayah,
 disaat ku kehilangn arah, 
aku hanya mengiggat mu ayah
 jika aku tlah jauh dr mu ayah,
 aku hanya memanggil mu ayah
, disaat ku kehilangn arah,
 aku hanya mengiggat mu ayah
 jika aku tlah jauh dr mu ,... AYAH

by SEVENTEEN

Kamis, 22 Maret 2012

SEKILAS TENTANG SANGGAR BELAJAR SOEKARNO (SBS)


Pernahkah kalian mendengar nama “Sanggar Belajar Soekarno”?? yupss, saya yakin diantara kalian ada yang pernah mendengarnya atau bahkan tau tentang SBS. Sanggar Belajar Soekarno atau yang sering kita dengar dengan sebutan SBS adalah salah satu bentuk kepedulian mahasiswa dan masyarakat akan pentingnya dunia pendidikan. Dari sumber yang saya dapatkan mengenai alasan utama terbentuknya SBS adalah karena melihat situasi poendidikan di Indonesia yang diskriminatif, hanya mampu diakses oleh kalangan menengah dan menengah keatas. SBS sendiri terbentuk pada tanggal 24 september 2011 yang berada dalam naungan LMND (LIGA MAHASISWA NASIONAL UNTUK DEMOKRASI) yang memang khusus dibentuk sebagai keprihatinan akan situasi pendidikan di Indonesia terurtama bagi rakyat miskin.
            SBS sendiri bertempat dirumah pasangan suami istri Pak Mulyadi dan Ibu Marhamah di jalan KH. Wahid Hasyim lrg terusan 1 kel. 5 ULU Kec. Sebrang ULU 1 RT 42 Palembang, Pak Mulyadi dan ibu Marhamah yang biasa dipanggil “emak” ini sebagai pengasuh sanggar belajar soekarno. Sedangkan struktur kepengurusan dari SBS itu sendiri terdiri dari mahasiswa-mahasiswi yang kuliah di Palembang, yakni

1. Dari hasil voting ketua divisi kesiswaan (PJS) : Ihsannudin
anggota :
1. Riska
2. Muhlasin
3. Desta
4. Eva
5. Galuh
6. Aulia

2. Dari hasil voting ketua divisi kurikulum (PJS) : Yesni Deswita
1. Jendra
2. Hamzah
3. Elin
4. Oktalinda
5. Vera
6. Deska
7.Rani

4. Divisi Litbang
Ketua : Mona
anggota :
1. Siba
2. Eni
3. Ulik
4. Oktavia Danuarta Lee
5. Egi
6. Fuad
7. Asri
8. Juanda
9. Nurul
10. Tami

Kepala Sekolah: Rediyansyah
Wakepsek: Jimmy Ivon
Sekretaris: Riangga Juniansyah

Dan perlu diketahui juga bahwa yang mengajar di SBS ini berjumlah kurang lebih 20 orang uang berasal dari universitas PGRI, POLSRI, IAIN dan dua mahasiswi dari unversitas kita tercinta UNSRI (Nuroel PEA ’09 & Tami pend. Biologi ‘10).
            Jadwal belajar anak-anak di sanggar ini dimulai dari hari senin sampai hari sabtu dari jam 15.00-17.00 WIB. Sebagian besar anak-anak yang belajar di SBS ini masih berusia 5 sampe 12 tahun. Dan kurikulum yang dipakai di sanggar ini pun tidak sepenuhnya mengikuti kurikulum disekolah melainkan juga kurikulum yang dibuat sendiri oleh pengurusnya. Dan alhamdulillah walaupun belum genap setahun, sanggar ini disambut baik oleh masyarakat setempat karena tidak dipungut biaya.
            Dari hasil wawancara saya dengan salah satu anggota kepengurusan SBS yang biasa dipanggil kak Siba, mengatakan bahwa mereka berterimakasih kepada kawan-kawan dari FKIP UNSRI telah memberikan kesempatan dan penghargaan bagi mereka dan anak-anak SBS untuk tampil dalam acara pembukaan kongres nasional IMAKIPSI 2012 di aula putri kembang dadar, balai diklat palembang januari kemarin yang dilatih oleh Nuroel (PEA ‘09), Nur Utami (biologi ‘10), Adjitya (PGSD ‘10), Heru (bahasa Inggris ‘09), Puad (pend. TM ‘10) dan Harry (bahasa inggris ‘10) dan untuk kedua kalinya adik-adik kecil ini diundang dalam acara resmi Open House FKIP UNSRI.  “aku berterima kasih karena kalian sudah menghargai anak-anak didik SBS. Sebab mereka belum pernah di ajak ketempat-tempat resmi seperti itu, mereka cuma tau situasi dalam lorong mereka. Jadi itu merupakan pengalaman bagi mereka. Dan meningkatkan kepercayaan diri mereka. bahwa mereka sama dgn anak2 lain diluar sana, anak2 kelas menengah dan menengah ke atas. dan berhak atas pendidikan yang layak. sejajar dgn memiliki hak sama untuk mengakses pendidikan berkualitas” ungkap kak Siba.
Lalu, apa harapan anda untuk SBS kedepannya?
“semakin luas dan menjadi pusat pendidikan gratis berkualitas bagi seluruh rakyat, maksudku tidak hanya di kampung sekarang tapi meluas ke kampung2 lain di seluruh pelosok perkampungan kumuh di kota palembang bahkan Sum-Sel” tuntasnya.
                                     

                                                                                                                Created by: Rani .NH_^