Sabtu, 13 September 2014

Senyum-senyum Pak Tua


sebuah kerelaan untuk berdarah
tergores luka menganga
dalam dusta para penguasa
senyum-senyum pak tua berbadab kekar selalu  ditempah
sebatang kretek seccangkir kopi sepotong singkong goreng
senyum-senyum pak tua
pencari nafkah  buat keluarga
dalam harap kemuliaan hatii penguasa
ketika pengusaha mulai bergerilya
membidik sawah-sawah


nusantara, rabu, 10 september 2014,  21.07 wib

Tidak ada komentar:

Posting Komentar