kepada malam
aku kisahkan kembali padamu tanpa bosan
tentang semua rahasia suram yang kau bisikkan padaku
hingga kau membuka mataku hanya untuk meyakinkanku
bahwa yang kau batwa adalah kebenaran
kepada malam
adakah kesunyian lain yang kau sembunyikan lagi padaku?
atau hanya debu-debu jalanan saja
apakah kau akan mentertawakanku
setelah aku berusaha tidak menyakinimu?
sejenak aku hilang kata
lalu kau hilang rupa
seperti debu-debu jalan yang kau sembunyikan itu
kepada malam
kau selalu saja berhasil membuatku mengalah
lemah
tepatnya seperti hilang akal
seperti daun gugur
jatuh lalu menyatu bersama tanah
tanpa doa doa semesta daun gugur tidak akan kembali menjadi pohon
lalu kau memintaku berdansa dengan waktu